my email go follow

Pengikut

Minggu, 12 Agustus 2012

Berkorban Demi Sang Doi #okeinilebay

Haii guys..
Udah lama engga ngeblog nih hehe..
Sekarang gue mau cerita nih sama kalian semua guys. Sekarang gue udah naik kelas nih gue dapet kelas 11IPS1 seneng dapet tmn baru dan asik2 anaknya. Di kelas baru gue ini gue dpt tmn baru juga yg sama sekali belum prnh liat muka-mukanya di sklh sebut aja dia namnya citra. Citra cerita banyak sama gue walaupun dia baru kenal ke gue. Citra itu pindahan sma dia waktu kelas 1 sma di bekasi dan dia pindh ke sklh ini pas dia kelas 1 semester 2. Dia pindahan dari Bekasi dan dia pas di Bekasi sekolah di sekolah yang lumayan terkenal dengan anak-anaknya yang pintar dan keadaan ekonomi mereka yang cukup mapan secara spp 5 juta sebulan. Di Bekasi dia tdr di asrama sekolahnya itu boarding school dan benar-benar disiplin. Dia awal cerita itu tentang teman-teman yang ada di sana kaanya mereka baik dan mereka itu berasal dari seluruh Indonesia terlebih juga ada yang dari luar negeri seperti Jerman, Korea dll. Siswa di sana sangat pintar ya walaupun ada segelintir anak yang mungkin nakal tetapi senakal-nakalnya anak tersebut tetao mereka itu pintar. 
Kita lanjut ya guyss..
Kata si Citra di sana itu cowonya cakep-cakpe engga ada yang kotor pasti bersih putih demikian juga perempuannya. walaupun di sana ada satu dua cowo ya yang hitam tapi tetap di sana sejelek-jelknya cowo tetep aja kaya hehehe bukan matre ya :)
Nah satu kali gue di ceritain sama si Citar tentang kaka kelas di sana dan karena gue penasaran gue sama si Citra search twitter dia aja haha.. Dan ketemu emang cowo itu ganteng keren pendiem katanya pokonya wow bgt hehe.. Gue aja kesemsem sama tuh cowo . lalu gue follow akun twitter dia dan fb dia hehe karena gue suka ya sama dia jadi suka kepo gitu.. Waktu itu sekitar jam 7 malem kalo engga salah gue on facebook dan kebetulan si cowo itu on juga sebut saja riko.Gue langsung chat dia tapi bermodus dulu awalnya hehe ngerti sendiri dan untungnya dia welcome ya sama orang baru sekalipun.Gue pun minta pin bbnya dan invite dia di bbm. Selang 2 hari gue chat kan ke dia ya gue basa-basi gitu ke dia seneng juga sih bisa chat sama dia baik anaknya cuma sayang masa setiap gue bbm dia harus gue terus yang nanya biar berkelanjutan :'( tapi ya udahlah perlu berkorban hehe gua sekarang sering bbm-an sama dia walau masih tetep haru apa-apa gue yg nanya dan parahnya lagi dia engga pernah nanya balik sedih kan :(
tapi gue usaha banget ko buat bikin seneg dan basa-basi sama dia karena gue niat banget buat dapetin dia dan beryukur banget kalo gue bisa jadi pacar dia doain aja ya guyss gue suka bgt sama dia hehe..


Cukup sekian ya guys gue ngetik panjang lebar intinya mah cuma nyeritain gue lagi pengen dkt sama si doi hehe
Doain ya semua biar gue dapetin si doi  
Amin amin amin ya robbal alamin O:)


Sabtu, 28 Juli 2012

Lika-Liku Hidup

Ada satu keluarga di dalam keluarga itu terdiri dari ayah, ibu, seorang kakak perempuan bernama nina dan seorang adik lelaki noni. mereka hidup bersama dengan penuh lika-liku cobaan dan cobaa itu tidak hanya dtng kepada keluarga itu saja tetai kepada anggota dari keluarga tersbeut juga.Awal kehidupan itu pada saat mereka mengandung anak pertama yang perempuan yang bernama nina mereka berdua sangat tekun mencari pekerjaan sampai akhirnya kedua orang tua nina mengikuti kaka ayahnya ke malaysia untuk bekerja.Dan kerja keras itu pun berbuah manis tetapi tetap saja uangnya habis untuk membayar semua kebutuhan anaknya yang baru dilahirkan yaitu nina. langsung ya ke adiknya..pada saat noni duduk di tk keluarga itu pindah ke bandung karena ingin mendapatkan uang yang lebih daripada di cirebon yang hanya mendapatkan untung sedikit daro hasil berjualan baso. Lalu setelah mereka semua tinggal di bandung mereka merintis karier dari bawah hingga pada saat itu sang ayah sudah mempunyai usaha sendiri dan mempunyai banyak uang. ayahnya mencari uang uang sebagai modal dari saudara sang istri berhubung sang istri adalah anak orang kaya jadi sang suami meminjam. tapi karena sang ayah sombong pada saat setelah ia mempunyai penghasilan sendiri dan ssering minum minuman keras keluarga mereka di belit utang dan mereka pun bangkrut. lalu mereka semua pindah ke cirebon kembali sampai nina duduk di sma kelas 1 dan adiknya noni duduk di sd kelas 5 . tetapi sang kaka perempauan pada saat itu tidak menyukai ibunya karena sang ibu egois dia sombong mungkin kesombongannya itu datang karena dia merasa semua biaya kehidupan kami semua di crbn dia yang bayar makanya sang istri suka semna-mena.Nani kadang suka membangkang jika di marahin ibunya karena memang nina tidak suka dengan sikap ibunya itu.

Kamis, 17 Mei 2012

Sinopsis Film Milli dan Nathan

Milli dan Nathan saling suka dari SMU di Bandung. Nathan suka membantu Milli belajar, Milli dengan segala kelucuannya bisa mencairkan kekakuan Nathan. Mereka pun pacaran. Sampai lulus SMU, Nathan masuk ke universitas impiannya di Jakarta. Milli tetap di Bandung. Nathan memutuskan hubungan karena ingin konsentrasi dengan kuliahnya. Milli sebaliknya, tidak suka kuliah, Milli mau jadi penulis novel. Mereka masih saling merindukan. Sampai Milli akhirnya benar-benar berhenti kuliah dan menulis buku. Dalam kunjungan Milli ke Jakarta, dia bertemu Nathan lagi. Mereka saling melepaskan kerinduan seperti layaknya orang pacaran. Milli pulang ke Bandung dengan percaya bahwa mereka jadian lagi. Padahal Nathan tidak menganggapnya demikian. Milli kecewa. Peluncuran novel pertamanya, Milli sudah didampingi pacar baru. Nathan muncul lagi dan menyatakan penyesalannya, minta Milli kembali jadi pacarnya lagi. Milli marah. Menurut Milli, Nathan sudah seenaknya datang dan pergi dalam hidupnya. Milli tidak menerima Nathan. Nathan pulang ke Jakarta dan berhasil lulus. Milli kembali sibuk dengan novel keduanya. Milli kemudian putus dengan pacarnya. Nathan kembali ke Bandung. Mereka berhubungan lagi, tetap dalam ketidakjelasan sebuah komitmen. Hingga Nathan memberi kabar bahwa dia akan menikah dengan wanita lain dan akan pindah ke Jakarta. Milli kaget. Kecewa dan marah. Hidup berlanjut. Milli menghapus Nathan dari hidupnya. Hingga akhirnya Milli tahu bahwa Nathan tak pernah benar-benar meninggalkannya.

Rabu, 09 Mei 2012

sinopsis komik krya USAMI MAKI- BUS OF SPRING

1st Bus Stop! ~ A Tokyo Girl and A Bycycle Boy~ Shiho sang gadis Tokyo yang baru pindah ke Osaka, selalu melihat cowok bersepeda pada saat yang sama ampir setiap harinya. Dan saat mereka bertemu pandang… Comment: Sweet!! 2nd Bus Stop! ~A Way to Find True Love~ Keigo ditantang teman-temannya untuk jadian dengan Uchida, cewek kutu buku yang sangat pendiam dan terkenal susah didekati. Tantangan dijalankan dengan mengantar Uchida pulang dengan bus.. Namun… Comment: So sweet!!!! 3rd Bus Stop! ~A Lost Girl and a Bus Driver~ Rena merasa sendirian, karena kurangnya perhatian dari oarng tua. Ia menemukan sosok teman pada diri Pak supir, supir bus yang selalu ditumpanginya ke sekolah. Pak Supir juga tentangganya. Tapi kenapa pak supir selalu terlihat sedih?? Comment: Keyen!!! 4th and 5thBus Stop! ~Route To Future part 1 and 2~ Momoka dan Kaito adalah sepasang kekasih di SMU. Namun setelah lulus, Kaito bermaksud untuk melanjutkan studynya ke Tokyo, meninggalkan desa dan Momoka. Akankah pasangan ini berpisah? Atau lanjut?? Comment: Keyen!! 6th Bus Stop! ~A Lost memory~ Ricchan dan Chiyo adalah sahabat karib. Pertengkaran kecil membuat mereka bermusuhan dan saling menghindari. Tiga bulan setelah kelulusan, Chiyo pergi tuk selamanya ke surga. Ricchan tak bisa melupakan raut muka Chiyo di dalam bus, yang merupakan pertemuan terakhir mereka. Ricchan yang masih menyesal dan dihantui masa lalu, akankah dia mulai melangkah ke depan? Atau hanya jalan di tempat saja?? Comment: Bermakna.. (somehow.. ~_~) 7th Bus Stop! ~High Tension Drive~ Pernah ga diam-diam kamu memotret cowok yang menarik perhatian kamu? Itulah yang dialami Miwa, dia suka pada cowok yang sering dilihatnya di bus dan bertekad akan menjadi temannya sebelum musim panas tiba. Dan dia pun diam-diam memotretnya dengan hanphonenya.. namun sayangnya, KetAhuAn!!! Dari sini, dimulailah perjalanan cinta Miwa.. Comment: Imut!! 8th Bus Stop! ~Star Before Sunrise~ Ini adalah kisah cinta Tsuyuki, seorang gadis yang hanya ingin jatuh cinta… Coment: Manis!! 9th Bus Stop! ~Road to First Love~ Dari dalam bus, Yamada selalu melambaikan tangannya pada gadis cantik yang berdiri diatas jembatan, membayangkan sang gadis menunggunya dan melambaikan tanganya juga.. Mungkinkah? Akankah perjalanan cintanya berjalan mulus? Coment: Manisnya!!!

Minggu, 05 Februari 2012

Tanpa Bayu

Setalah genap sebulan aku jadian dengan Bayu, aku semakin yakin kalau aku nggak salah pilih dan benar-benar sudah menemukan belahan jiwaku, cinta sejatiku, cahaya hidupku, Bayu adalah segalanya bagiku. Aku mencinta dia dan akan selalu menyayangi dia untuk selamanya. Saat ini aku merasa puas karena penantian, dan usahaku selama ini berbuah kebahagiaan. Telah sekian lama aku merasa menanti Bayu menjadi milikku seutuhnya. Akhirnya, cerita cintaku saat ini sudah happy ending, tingal sekarang aku dan Bayu yang menjalaninya. Dulu kami sering sekali bertengkar, hanya karena hal-hal kecil, kadang kami sampai ribut nggak menentu. Dulu sebagai teman, kami memang bukan teman yang cocok, kami saling menjatuhkan dan saling membenci. Tapi sekarang, benar kata orang-orang, kalau kamu membenci seseorang janganlah kamu sampai terlalu, dan hasilnya sekarang perasaan itu menjadi kebalikan bagi aku dan Bayu, justru kami sekarang saling mencintai dan menyayangi. Tapi yang jelas, aku juga nggak mau kehilangan Bayu, aku takut juga kalau aku terlalu mencintai dan menyayangi dia, bisa jadi aku dan dia akan terpisahkan. “Hei Ela, kamu lagi ngapain? aku kangen deh sama kamu..” “Halo Bayu, kan baru kemarin kita ketemu, kamu gimana sih?” “Ela, kamu baik-baik ya di sana, jaga diri kamu dan jangan pernah lupakan aku ya sayang.” “Kamu ngomong apa sih Bayu? Kamu ngigau ya?” “Nggak, maksud aku ya kamu jangan macam-macam di sana, kan di kampus kamu banyak banget tuh cowok-cowok keren, ntar ada yang godain kamu lagi, trus kamu lupain aku.” “Ha-ha.....ha-ha.... ya nggak dong sayang, aku nggak akan tergoda sama cowok-cowok di kampus ini, nggak ada yang kayak kamu di sini, dan yang aku mau tuh cuma kamu seorang.” “Hei, kamu udah pintar ngegombal ya, siapa yang ajarin, ayo ngaku?” “Bayu, kamu apaan sih?! Udah deh, aku mau kamu kasih aku kepercayaan untuk berteman dengan teman-temanku. Asal kamu tau aku berterima kasih banget selama ini sama Tuhan karena aku udah bisa memiliki kamu.” “Iya Ela, dan asal kamu tau juga cintaku lebih besar dari yang pernah kamu bayangkan selama ini.” Satu hal inilah yang selalu ditakutkan Bayu, dia selalu bilang aku akan tergoda oleh cowok-cowok di kampus, sementara aku nggak begitu? Justru akulah yang paling takut Bayu yang akan berpaling dariku, dia akan pergi meninggalkanku selamanya, dan cintanya hilang untukku. Bayu sekarang kerja di salah satu perusahaan asing terkemuka di kota ini, sebagai cowok kalau kita melihatnya dengan kesan pertama, dia adalah cowok yang diimpi-impikan semua cewek, karena Bayu punya segalanya, dengan modal wajah yang tampan, prilaku yang baik, kerja yang mapan, akupun takut dia akan pergi dariku, kalau seandainya ada cewek yang lebih menarik dariku, lebih sederajat dengan dia. Bayu menggenggam tanganku erat sekali, aku merasakan kenyamanan saat dia memegang tanganku. Aku merasakan cintanya begitu kuat untukku. Saat kami masuk ke sebuah toko buku, Bayu bilang dia akan membelikan aku sebuah buku sastra yang dulu sudah pernah dibacanya dan sekrang dia ingin aku juga membaca buku itu. Setelah Bayu membayar buku tersebut, Bayu langsung menyerahkannya padaku. Aku kaget membaca sinopsisnya, ternyata buku itu berisi tentang kekuatan cinta yang tulus, yang akhirnya terpisahkan oleh maut, dan bagaimana sakitnya hati seorang kekasih saat menghadapi peristiwa kematian itu. “Bayu, kenapa kamu kasih aku buku kayak gini?” “Ela, aku pengen banget kamu baca buku ini, karena kalau kamu baca buku ini, kamu bakal lebih mengerti lagi apa itu cinta sejati, kamu akan merasakan betapa sangat berartinya orang yang mencintai kamu, pokoknya ceritanya bagus deh, kamu pasti nggak bakalan nyesal kalau baca buku ini, dan setelah membacanya, aku juga yakin kamu akan semakin sayang sama aku, he-he... he-he ...” “Ih, kamu!! Ke-GR-an banget sih kamu, masa cuma gara-gara baca buku ini aku bisa semakin sayang sama kamu.” “Eh, benaran, percaya deh sama aku. Kalau nggak, ntar kamu boleh musuhin aku lagi deh kayak dulu.” “Bayu!! Kamu ngomong apaan sih, ya udah-udah, aku baca bukunya, kamu kira aku bakalan senang ya kalau kita musuhan lagi.” Bayu aneh sekali hari ini. Tadi siang dia ngomong yang nggak-nggak di telpon, dan malam ini dia juga menyuruhku membaca buku yang isinya aneh, tentang kematian. Tiba-tiba saja jantungku berdegup kencang, kata kematian terasa terngiang-ngiang di telingaku. Entah kenapa aku semakin ketakutan, takut akan kematian, takut akan kehilangan. Peganganku semakin aku kuatkan ke pinggang Bayu, aku peluk pungungnya dan aku sandarkan wajahku ke sana. Aku merasakan lagi kalau aku bersama Bayu, saat ini mungkin Bayu sedang tersenyum karena dia merasakan cintaku besar untuknya. Sambil mengenderai motornya, sesekali dia menoleh ke belakang untuk melihatku, Bayu seperti orang yang was-was. Aneh, di sepanjang jalan aku terus kepikiran. Dan akhirnya bunyi keras dan goncangan hebat membuat aku kaget, nggak hanya goncangan, tapi sakit yang luar biasa di kepalaku, aku merasakan pusing serasa dunia ini berputar sangat kencang sekali, penglihatanku kabur, aku berusaha untuk menyadarkan diriku sendiri, apa yang sebenarnya terjadi. Tiba-tiba aku melihat Bayu yang sedang tidur di jalanan, samar-samar aku melihat dia seolah-olah tidur nyenyak, aku merasa mimpi, mana mungkin Bayu tidur di jalan, perasaan baru tadi aku boncengan dengan dia. Aku berjalan mendekati dia, tapi orang-orang yang ramai lebih dulu menghampiri dia, aku semakin kesakitan, aku nggak kuat lagi dan akhirnya yang aku lihat hanya kegelapan. “Ela, kamu nggak apa-apa sayang, ini Mama.” Aku pandangi wajah Mama. Dia seperti orang yang ketakutan, aku melihat sekelilingku, tiba-tiba aku baru sadar, selintas kejadian tadi malam teringat lagi olehku. “Ma, Bayu mana? Dia baik-baik aja kan?” “Ela, nanti aja, kamu istirahat dulu, kamu masih sakit sayang.” “Nggak Ma, Ela nggak merasa sakit apa-apa, sekarang Ela mau lihat Bayu, dimana dia Ma?” “Ela, luka kamu belum kering betul, tadi kamu terus-terusan ngigau kalau kamu ngerasain sakit.” “Ma, Ela nggak ngerasa sakit, benaran, nggak tau kenapa Ela ngerasa sehat dan kuat Ma, sekarang pokoknya Ela mau ketemu Bayu, pasti saat ini dia butuhin Ela banget.” “Ela, saat ini Bayu nggak butuh siapa-siapa lagi, dia udah aman Ela, dia udah tenang di sana, sekarang udah bahagia dengan kehidupannya sendiri, ada yang menjaga dia di sana.” “Apa? Apa Ma, maksud Mama? Mama bohong!! Ela nggak percaya, nggak mungkin, nggak mungkin itu terjadi sama Bayu, dia udah janji Ma nggak akan pernah ninggalin Ela, dia sayang Ela, Ela sayang Bayu Ma .... nggak, nggak mungkin.... Teriakanku membuat semua suster datang ke tempatku, mereka berusaha menenangkanku, tapi aku nggak bisa, air mataku mengalir terus tiada hentinya, salah seorang suster baru saja akan memberiku suntikan penenang, tapi cepat-cepat aku elakkan. “Tolong jangan suster, saat ini aku nggak butuh itu, aku hanya ingin menangis, aku nggak rela, aku marah sama Bayu, kenapa dia berani pergi ninggalin aku, padahal dulu dia udah janji nggak akan pernah pergi dariku, tapi kenapa Bayu bohong, kenapa sekarang justru dia pergi selamanya, dan aku tau dia nggak akan pernah kembali lagi kan untukku? Kenapa kamu tinggalin aku Bayu?” “Ela, ini udah takdirnya, waktu Bayu udah habis di dunia, kamu jangan pernah marah sama Bayu sayang. Kamu harus yakin kalau sekarang Bayu udah bahagia di sana.” “Ma, kenapa justru Bayu, kenapa buka Ela aja yang ada di sana? Ela mau kok Ma, Menggantikan Bayu, karena Ela sayang sama Bayu Ma, atau biarkan Ela untuk bersama dia sekarang, Ela pengen menyusul dia Ma, Ela nggak mau hidup di dunia ini tanpa dia, percuma Ma, percuma kalau nggak ada Bayu di sini, hidup Ela nggak ada arti apa-apa.” Dengan cepat suster-suster itu memegang seluruh tubuhku, dan sesaat kemudian aku tertidur, di alam mimpi Bayu datang padaku. Dengan pakaian yang serba putih Bayu tersenyum padaku, dia berjalan mendekatiku, dia kelihatan senang sekali, seolah-olah dia mendapatkan kebahagiaan yang baru, yang tiada duanya di dunia, melihat Bayu terus-terusan tersenyum, rasanya aku ingin sekali ikut bersama dia, ikut merasakan kebahagiaan yang dia rasakan saat ini. Aku berusaha memeluknya dan menggenggam tangannya, dia membalas pelukanku, dia mendekapku, kembali aku meerasakan kenyamanan bersamanya, aku merasakan dia memberiku kekuatan, ketegaran, dia membelai rambutku dengan penuh rasa sayang, tapi pelan-pelan dia melepaskanku, dia justru menjauh dariku, semakin jauh, jauh dan hilang dari penglihatanku. Saat aku sadar, aku menangis lagi, aku bukan menangis karena menahan sakit pada kepalaku, tapi aku menangis karena hatiku yang terasa amat sakit. Sekarang dunia bagiku terasa kelam, hujan nggak hanya membasahi bumi, tapi hujan membasahi kehidupanku, hatiku seolah-olah nggak berhenti menangis, menangisi orang yang telah pergi untuk selama-lamanya, dia nggak akan pernah kembali lagi. Tiba-tiba mataku tertuju pada buku yang ada di atas meja, aku baru ingat kalau itu adalah buku yang dibelikan Bayu kemarin. Aku buka satu demi satu halaman buku itu, beberapa menit kemudian aku tenggelam dalam ceritanya. Aku menangis membaca buku itu, sekilas aku seolah-olah melihat wajah Bayu tersenyum di langit yang mendung di luar sana. Entah kenapa sekarang aku kembali merasakan kekuatan itu, kekuatan cinta yang diberikan oleh Bayu, aku merasakan dia ada di dekatku, merangkulku, menenangkanku, aku dapat merasakan cinta dan sayangnya. Bayu, aku sangat mencintai dan menyayangi kamu, aku yakin kamu bahagia di sana, walaupun kamu sudah pergi dari kehidupanku, tapi kamu nggak akan pernah pergi dari hatiku, kamu abadi untukku, Bayu. Aku akan buktikan, kematianmu nggak akan pernah mengakhiri cintaku

Rabu, 01 Februari 2012

SINOPSIS NOVEL RADIT DAN JANI

Radit dan Jani adalah sepasang kekasih yang yang saling mencintai. Mereka nekatb menjalin hubungan walau tanpa restu orang tua Jani. “Bodoh” adalah nama panggilan sayang Radit dan Jani. Mereka menjalani hidup berdua tanpa bekal uang dan pekerjaan tetap. Radit dan Jani selalu di datangi oleh si pemilik kontrakan karena mereka belum membayar uang kontrakan. Mereka nekad mencuri, mengutil, dan merampok untuk membeli makan, rokok dan membayar uang kontrakan. Langkah mereka semakin berat karena Radit tergantung terhadap obat-obatan terlarang. Namun, kekuatan cinta merekalah yang membuat semua beban berat hidup tidak terasa. Pada suatu hari, Jani sedang berbadan dua atau hamil. Mereka pun akhirnya sadar akan kenyataan dan kehidupan, bahwa hidup mereka harus berubah. Radit berusaha keras untuk berhenti menggunakan narkoba dan Radit rela sakit karena sakau hanya demi keinginan Jani yang melarang Radit memakai barang haram itu. Radit juga berusaha keras mencari pekerjaan yang tetap untuk menghidupi Jani dan anak dalam kandungan Jani, tetapi Radit tidak berhasil mendapatkan pekerjaan yang tetap dan sering kali berpindah-pindah bekerja. Radit dan Jani semakin terhimpit karena tidak mempunyai uang dan mereka datang ke rumah orang tua Jani untuk memberi kabar soal kehamilan Jani sekaligus ingin meminjam uang kepada ayah Jani. Tapi usaha itu sia-sia karena ayah Jani tidak mau meminjamkan uang kepada Radit, bahkan Radit dan Jani dipaksa untuk berpisah, tapi mereka menolaknya dan pergi lagi untuk bersama selamanya. Suatu hari Jani jatuh sakid, Radit semakin bingung dan gelisah karena belum mendapatkan pekerjaan yang tetap. Sakit Jani semakin parah dengan pucatnya wajah Jani, Radit pun membawa Jani ke dokter dan mendapat resep untuk menebus obat, tetapi dia tidak bisa menebus obat karena uangnya kurang, akhirnya radit menunda penebusan obat tersebut. Akhirnya Radit mendapat pekerjaan lagi yaitu bekerja di sebuah discotic. Di saat Radit sedang bekerja, Jani menelfon dan menyuruhnya pulang karena Jani sedang sakit dan sendirian di kontrakan. Radit pun meminjam uang kepada bosnya, tapi bosnya menolak untuk meminjamkan uang kepada Radit. Akhirnya datang musuh dari Radit, dan memberi tantangan kepada Radit. Tantangannya adalah Radit disuruh meminum air kencing dia, jika Radit berani minum air kencing sampai habis, Radit akan mendapatkan uang untuk menebus obat Jani. Radit pun meminum air kencing itu dan mendapatkan uangnya. Ketika selesai menebus obat, Radit kembali ke kontrakan dan di tengah perjalanan Radit bertemu dengan orang yang pernah dia curi handphonennya. Akhirnya Radit di hajar oleh teman-teman orang itu, dan oabat untuk Jani pun hancur dan remuk. Radit kembali ke kontrakan dengan wajah babak belur. Dia akhirnya putus asa dan menyerah. Esok harinya Radit mengembalikan Jani kepada Orang tuanya walau sesungguhnya Radit tidak mau melakukan hal itu. Jani akhirnya menikah dengan orang pilihan ayahnya dan dia melahirkan anak dari Radit yang bernama Kirana. Suatu hari Radit datang menemui Jani yang sedang bermain bersama anaknya kirana dan suaminya. Radit menangis ketika memberikan kado untuk Kirana dan berbicara dengan Jani, walau begitu Radit tetap bahagia melihat Jani dan Kirana bahagia bersama keluarganya dan kehidupan mereka bisa terpenuhi.